HIDAYATULLAHJABAR.COM--KARAWANG – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Hidayatullah se-Rayon Tengah dan Barat Provinsi Jawa Barat menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-6 di Kampus Madya Ummul Quro Hidayatullah Karawang, Sabtu (20/12/2025). Agenda strategis lima tahunan ini diikuti sekitar 100 peserta yang terdiri dari pengurus, pemangku amanah, serta delegasi berbagai daerah.
Musda ini menjadi bagian penting dari ritme organisasi Hidayatullah yang berjenjang, mulai dari Munas, Muswil, hingga Musda. Forum ini diharapkan menjadi wadah evaluasi, konsolidasi, serta penetapan arah kebijakan guna memperkuat dakwah dan tarbiyah di tengah perubahan zaman.
Diawali Workshop Public Speaking Era Digital
Menariknya, rangkaian Musda diawali dengan Workshop “Public Speaking for Digital Needs” bersama profesional public speaking sekaligus Founder Banyu Speaking Class (BSC), Banyu Nugraha.
Banyu menegaskan bahwa kemampuan berbicara di depan publik semakin vital di era digital.
“Public speaking sebenarnya sederhana dan menyenangkan. Kuncinya adalah percaya diri dan berbicara sebagaimana kita bertutur dalam kehidupan sehari-hari, namun tetap terarah dan bernilai,” ujarnya.
Ia memaparkan empat pondasi public speaking: to inform, to educate, to entertain, dan to inspire, yang dipadukan dengan ekspresi empati, kecerdasan, kenyamanan, keceriaan, serta kreativitas. Metode ini diyakini akan membantu dai dan penggerak dakwah lebih komunikatif dan efektif.
Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang workshop. Mereka aktif berdiskusi dan berlatih langsung bersama narasumber.
Tekankan Penguatan Ruhiyah dan Soliditas Organisasi
Usai workshop, acara dilanjutkan dengan pembukaan resmi Musda. Ketua Panitia, Ustadz Rudi Safaat, S.H., M.H., menyampaikan bahwa Musda ini tidak hanya agenda struktural organisasi, tetapi sarana memperkuat ukhuwah dan visi dakwah.
“Musda ini menjadi momentum strategis untuk menyatukan langkah, memperkuat silaturahim, serta memastikan dakwah Hidayatullah di Jawa Barat berjalan lebih solid dan terarah,” ujarnya.
Perwakilan DMW Hidayatullah Jawa Barat, Ustadz Anton Diyanto Al-Jundi, mengingatkan pentingnya menjaga kekuatan ruhiyah sebagai energi utama gerak organisasi.
“Organisasi ini harus berdiri di atas spiritualitas yang kokoh. Amanah dakwah hanya akan kuat bila ruhiyah kita terjaga,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPW Hidayatullah Jawa Barat, Ustadz Maghfur, M.Pd., yang secara resmi membuka Musda, menegaskan bahwa Musda merupakan bagian dari rangkaian konsolidasi nasional Hidayatullah.
“Musda ini bukan sekadar rutinitas, tetapi momentum transformasi. Dari sini kita berharap lahir semangat baru, struktur yang tertata, dan dakwah yang semakin adaptif terhadap perkembangan zaman,” ungkapnya.
Tetapkan Sejumlah Ketua DPD Baru
Dalam Musda gabungan Rayon Tengah dan Barat tersebut, ditetapkan sejumlah Ketua DPD baru, antara lain:
DPD Kabupaten Karawang: Rudi Safaat
DPD Kabupaten Purwakarta: Ade Rizal
DPD Kota Bekasi: Syukur
DPD Kabupaten Bekasi: Furqon
DPD Kota Depok: Hafid Bahar
DPD Bogor Raya: Ridwan
Musda ke-6 ini diharapkan menjadi titik penguatan sinergi, soliditas, serta lahirnya kepemimpinan yang amanah, visioner, dan siap menjawab tantangan dakwah di era digital.*
Editor: Dadang Kusmayadi
Red: Admin

.jpeg)
.jpeg)
