
Para pengurus Yayasan Hidayatullah Kota Bandung ( foto: istimewa)
HIDAYATULLAHJABAR.COM, KOTA BANDUNG - - Dalam rangka menguatkan visi dan
misi organisasi serta rencana strategis lima Tahun Kedepan, Yayasan Hidayatullah Kota Bandung menggelar
acara Musyawarah Yayasan pada hari Rabu, 31 Desember 2025 bertempat di Jl. Layar
No. 5 Arcamanik Kota Bandung, acara yang
di hadiri oleh Badan Pembina, Pengawas dan Pengurus. Mengangkat Tema “ Memperkuat Tata Kelola lembaga menuju
Masa Depan Yayasan yang lebih Baik.
Musyawarah Yayasan (MUYAS) Hidayatullah Kota Bandung digelar
bukan hanya mempertanggung jawabkan capaian dalam bentuk adminitrasi saja namun
sebagai ajang konsolidasi organisasi guna memperkuat arah perjuangan dakwah,
pendidikan, dan sosial kemasyarakatan.
MUYAS menjadi forum penting untuk
evaluasi program kerja sekaligus perumusan langkah strategis ke depan. Dalam
pembahasan, peserta menelaah laporan pertanggungjawaban pengurus serta
menyepakati program-program yang berorientasi pada penguatan tatakelola Lembaga,
peran dan kebermanfaatan Yayasan Hidayatullah Kota Bandung di tengah masyarakat
dalam melahirkan generasi Qur’ani yang berakhlakul karimah serta memiliki
kemandirian ekonomi.
Dalam Pelaksanaan Musyawarah
Yayasan tersebut Dewan Pengurus Daerah
(DPD) Hidayatullah Kota Bandung sebagai
Induk Organisasi Yayasan Menetapkan Ketua Pembina Ust Endang Abdul Rohman,S.Ag
dan Sebagai Anggota Pembina Ust Dadang Abu Hamzah, Lc dan Ustadz Moh. Amin
Husaini, sementara unsur Pengawas Ustadz Abdul Wakit, S.Pd.I dan Ustadz Asep
Juhana, S.Pd.I dan adapun Dewan Pengurus dijabat oleh Ustadz Uup Saefullah dan Ustadz Hermansyah,
S.E.
Dalam sambutannya Ketua Pembina
Terpilih Ust Endang Abdurahman menegaskan pentingnya menjaga tatakelola Lembaga
yang baik dengan dilandasi nilai nilai keikhlasan, ukhuwah, dan kemandirian
sebagai fondasi gerakan. Ia berharap hasil MUYAS mampu melahirkan keputusan
yang membawa kemajuan dan kebermanfaatan luas.
Melalui MUYAS ini, Yayasan
Hidayatullah Kota Bandung meneguhkan komitmen untuk terus berkontribusi dalam
pembinaan umat, pengembangan pendidikan Islam, serta aksi sosial yang
berkelanjutan. Kegiatan ditutup dengan doa bersama agar seluruh ikhtiar mendapat
ridha Allah SWT. [ Asep Juhana]
