Khutbah Jumat: Menjadi Manusia Terbaik

Foto: Dok.Pribadi


Oleh: Ustadz Supriatna,S.Pd*

*penulis adalah Ketua DPD Hidayatullah Kab.Bandung

 

Khutbah Pertama

 

الحمد لله نحمده ونستعينه

ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا

من يهده الله فلا مضل له ومن يضلل فلا هادي له

أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له

وأشهد أن محمدًا عبده ورسوله

اللهم صل وسلم وبارك على نبينا محمد

وعلى آله وصحبه أجمعين

أَمَّا بَعْدُ

فَياَ عِبَادَ الله، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى الله

فَإِنَّهُ حَبْلُ الله الْـمَتِين

 

Ma‘asyiral Muslimin rahimakumullāh,

Marilah kita tingkatkan ketakwaan kepada Allah ﷻ dengan menjaga dan mensyukuri nikmat penciptaan manusia yang Allah jadikan sebagai sebaik-baik ciptaan.

 

لَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنسَانَ فِي أَحْسَنِ تَقْوِيمٍ

 

“Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.” (QS. At-Tīn: 4)

 

Selain manusia dianugerahi postur tubuh yang paling sempurna,  Allah ﷻ melengkapi manusia dengan pendengaran, penglihatan, dan hati sebagai sarana memahami kebenaran dan mensyukuri nikmat-Nya.

 

وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْأَبْصَارَ وَالْأَفْئِدَةَ قَلِيلًا مَّا تَشْكُرُونَ

 

“Dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan, dan hati; tetapi sedikit sekali kamu bersyukur.”(QS. As-Sajdah: 9)

 

Hadirin sidang Jumat rahimakumullāh,

Ayat-ayat tersebut menegaskan bahwa Allah ﷻ menciptakan manusia dalam bentuk yang paling sempurna, baik secara fisik maupun dengan potensi ruhani dan akal. Dengan anugerah ini, manusia dituntut untuk menjadi insan terbaik yang memanfaatkan seluruh nikmat tersebut dalam setiap aspek kehidupan.

 

Mari kita belajar kepada manusia terbaik, teladan kita Rasulullah ﷺ. Beliau telah memberikan berbagai nasihat mulia sebagai pedoman bagi kita agar mampu menjadi manusia terbaik disisi Allah ﷻ.

 

Berikut ini adalah kriteria manusia terbaik dalam nasihat Rasulullah ﷺ:

 

 1. Terbaik dalam amal shalih.

 

Rasulullah ﷺ pernah ditanya oleh seorang sahabat:

 

يَا رَسُولَ اللهِ، مَنْ خَيْرُ النَّاسِ؟ قَالَ: مَنْ طَالَ عُمُرُهُ وَحَسُنَ عَمَلُهُ

 

“Wahai Rasulullah, siapakah manusia yang paling baik?” Beliau menjawab: “Orang yang panjang umurnya dan baik amalnya.” (HR. Tirmidzi)

 

👉 Maka yang kita harapkan bukan sekadar umur panjang, tetapi umur yang berkah, terisi dengan amal shalih yang terbaik.

 

 2. Terbaik dalam Ilmu dan Al-Qur’an.

 

خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ

 

“Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.”(HR. Bukhari dan Muslim)

 

👉 Orang terbaik bukan hanya yang rajin membaca, tetapi juga memahami maknanya dan mengajarkannya kepada orang lain.

 

 3. Terbaik dalam Akhlak.

 

خَيْرُكُمْ أَحْسَنُكُمْ خُلُقًا

 

“Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik akhlaknya.” (HR. Bukhari)

 

👉 Akhlak yang mulia adalah buah dari iman yang sempurna. Maka akhlak yang baik adalah ciri utama hamba terbaik di sisi Allah.

 

 4. Terbaik terhadap Keluarga.

 

خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لِأَهْلِهِ، وَأَنَا خَيْرُكُمْ لِأَهْلِي

 

“Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarganya, dan aku adalah yang paling baik terhadap keluargaku.” (HR. Tirmidzi)

 

👉 Menjadi orang terbaik dimulai dari rumah sendiri. Lembut terhadap istri, sabar terhadap anak, dan bertanggung jawab penuh kasih sayang.

 

 5. Terbaik dalam Memberi Manfaat.

 

خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ

 

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.”(HR. Thabrani)

 

👉 Manusia terbaik adalah yang hidupnya membawa manfaat: menolong, berbagi, dan memudahkan urusan orang lain.

Kebaikan sejati bukan seberapa banyak harta, tapi seberapa besar manfaat bagi sesama.

 

 6. Terbaik dengan Kebaikannya.

 

خَيْرُكُمْ مَنْ يُرْجَى خَيْرُهُ وَيُؤْمَنُ شَرُّهُ

 

“Sebaik-baik kalian adalah yang diharapkan kebaikannya dan orang lain merasa aman dari keburukannya.”(HR. Tirmidzi)

 

👉 Orang beriman sejati membuat orang di sekitarnya merasa aman, tenteram, dan bahagia. Kehadirannya dirindukan karena membawa kedamaian, bukan keresahan.

 

 7. Terbaik Memenuhi Amanah.

 

خَيْرُكُمْ أَحْسَنُكُمْ قَضَاءً

 

“Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik dalam menunaikan amanah dan tanggung jawab.” (HR. Bukhari)

 

👉 Orang terbaik bukan yang banyak janji, tapi yang menepati janji. Bukan yang banyak meminjam, tapi yang mengembalikan dengan tanggung jawab.

 

 8. Terbaik dalam Sosial.

 

خَيْرُكُمْ مَنْ أَطْعَمَ الطَّعَامَ

 

“Sebaik-baik kalian adalah yang memberi makan.” (HR. Ahmad)

 

👉 Memberi makan bukan hanya soal makanan, tetapi simbol kasih sayang dan empati. Setiap suapan yang kita berikan kepada orang lapar dengan niat ikhlas, akan menjadi tabungan amal yang besar di sisi Allah.

 

Jamaah rahimakumullah,

Dari seluruh hadits ini kita belajar bahwa kebaikan sejati bukan hanya pada ibadah ritual saja, tapi juga akhlak, kepedulian, dan manfaat bagi sesama.

 

Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba terbaik di sisi-Nya.

 

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ

وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ

 

Khutbah Kedua:

 

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيْهِ كَمَا يُحِبُّ رَبُّنَا وَيَرْضَاهُ

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ

 

Hadirin jamaah Jum’at rahimakumullāh,

Selain hadits-hadits tersebut, Allah juga memuliakan kita sebagai umat terbaik karena mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran .

 

كُنْتُمْ خَيْرَ اُمَّةٍ اُخْرِجَتْ لِلنَّا سِ تَأْمُرُوْنَ بِا لْمَعْرُوْفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُوْنَ بِا للّٰهِ

 

“Kamu (umat Islam) adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, (karena kamu) menyuruh kepada yang ma'ruf, mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah.” (QS. Ali ‘Imran: 110)

 

👉 Tugas amar ma’ruf nahi munkar bukan hanya milik para da’i, tapi kewajiban seluruh umat Islam. Itulah bentuk kepedulian sejati kepada sesama dan bukti kita sebagai umat terbaik.

 

Mari kita memohon kepada Allah, Semoga kita menjadi hamba-hamba-Nya terbaik

 

اللهم اجعلنا من خير عبادك، وأحسن خلقك، وأنفعهم لعبادك

اللهم زينا بزينة الإيمان، واجعلنا هداة مهتدين

غير ضالين ولا مضلين

اللهم وفقنا لعملٍ صالحٍ ترضاه

 وبارك لنا في أعمارنا وأوقاتنا

يا أرحم الراحمين

 

اللهم أصلح قلوبنا وأعمالنا، واهدنا لأحسن الأخلاق

اللهم اجعلنا من خير عبادك في الدنيا والآخرة

اللهم اختم لنا بالحسنى، واجعلنا من أهل الجنة برحمتك

يا أرحم الراحمين

 

إِنَّ ٱللَّهَ يَأْمُرُ بِٱلْعَدْلِ وَٱلْإِحْسَٰنِ وَإِيتَآئِ ذِى ٱلْقُرْبَىٰ

وَيَنْهَىٰ عَنِ ٱلْفَحْشَآءِ وَٱلْمُنكَرِ وَٱلْبَغْىِۚ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ

وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين

وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين

وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ