*penulis adalah Ketua DPD Hidayatullah Kab.Bandung
KHUTBAH PERTAMA:
الحمدُ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ
وَنَسْتَغْفِرُهُ،
وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا
وَسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا
مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ
لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ.
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ
وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ،
وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ
وَرَسُوْلُهُ.
اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَىٰ نَبِيِّنَا
مُحَمَّدٍ وَعَلَىٰ آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ.
Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,
Saya berwasiat kepada diri saya dan
kepada jamaah sekalian agar senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah,
karena dengan takwa hidup menjadi terarah, ujian menjadi ringan, dan
pertolongan Allah selalu menyertai.
Jamaah yang dimuliakan Allah,
Setiap manusia pasti diuji oleh
Allah. Tidak ada seorang pun yang lepas dari ujian. Perbedaannya hanya pada
bentuk ujian, waktu ujian, dan tingkatan ujian. Al-Qur’an menjelaskan bahwa
ujian datang dalam berbagai bentuk, untuk mengukur keimanan dan kesungguhan
seorang hamba.
Berikut macam-macam ujian yang
Allah terangkan dalam Al-Qur’an.
1. Ujian Berupa Kebaikan dan
Keburukan.
QS. Al-Anbiyā’ ayat 35
كُلُّ نَفۡسٍ ذَآئِقَةُ ٱلۡمَوۡتِۗ وَنَبۡلُوكُم
بِٱلشَّرِّ وَٱلۡخَيۡرِ فِتۡنَةٗۖ وَإِلَيۡنَا تُرۡجَعُونَ
"Setiap yang bernyawa akan
merasakan mati. Kami akan menguji kalian dengan keburukan dan kebaikan sebagai
cobaan. Dan hanya kepada Kami kalian dikembalikan."
2. Ujian berupa Nikmat dan Bencana
QS. Al-A‘rāf ayat 168
وَقَطَّعۡنَٰهُمۡ فِي ٱلۡأَرۡضِ أُمَمٗاۖ
مِّنۡهُمُ ٱلصَّٰلِحُونَ وَمِنۡهُمۡ دُونَ ذَٰلِكَۖ وَبَلَوۡنَٰهُم بِٱلۡحَسَنَٰتِ
وَٱلسَّيِّـَٔاتِ لَعَلَّهُمۡ يَرۡجِعُونَ
"Kami pecah-belah mereka di
bumi menjadi beberapa golongan. Di antara mereka ada yang shalih dan ada yang
tidak demikian. Kami uji mereka dengan nikmat-nikmat dan dengan bencana-bencana
agar mereka kembali."
3. Ujian Berupa Takut, Lapar,
Kekurangan Harta, Jiwa dan Buah-buahan
QS. Al-Baqarah ayat 155
وَلَنَبۡلُوَنَّكُم بِشَيۡءٖ مِّنَ ٱلۡخَوۡفِ
وَٱلۡجُوعِ وَنَقۡصٖ مِّنَ ٱلۡأَمۡوَٰلِ وَٱلۡأَنفُسِ وَٱلثَّمَرَٰتِۗ وَبَشِّرِ ٱلصَّٰبِرِينَ
"Dan sungguh Kami akan menguji
kalian dengan sedikit rasa takut, lapar, kekurangan harta, jiwa dan
buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar."
4. Ujian berupa Goncangan Jiwa
QS. Al-Ahzāb ayat 11
هُنَالِكَ ٱبۡتُلِيَ ٱلۡمُؤۡمِنُونَ وَزُلۡزِلُواْ
زِلۡزَالٗا شَدِيدٗا
"Di sana orang-orang beriman
diuji, dan mereka digoncangkan dengan goncangan yang sangat dahsyat."
5. Ujian Berupa Harta dan anak
QS. Al-Anfāl ayat 28
وَٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّمَآ أَمْوَٰلُكُمْ
وَأَوْلَـٰدُكُمْ فِتْنَةٞۚ وَأَنَّ ٱللَّهَ عِندَهُۥٓ أَجْرٌ عَظِيمٞ
“Dan ketahuilah bahwa harta-hartamu
dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai cobaan, dan sesungguhnya di sisi Allah-lah
pahala yang besar.”
6. Ujian berupa Kedudukan dan
Derajat
QS. Al-An‘ām ayat 165
وَهُوَ ٱلَّذِي جَعَلَكُمۡ خَلَٰٓئِفَ
ٱلۡأَرۡضِ وَرَفَعَ بَعۡضَكُمۡ فَوۡقَ بَعۡضٖ دَرَجَٰتٖ لِّيَبۡلُوَكُمۡ فِي مَآ ءَاتَىٰكُمۡۗ
"Dialah yang menjadikan kalian
khalifah-khalifah di bumi dan meninggikan sebagian kalian atas sebagian yang
lain beberapa derajat, untuk menguji kalian terhadap apa yang Dia
berikan."
7. Ujian Untuk Amal Perbuatan
QS. Al-Kahf ayat 7
إِنَّا جَعَلۡنَا مَا عَلَى ٱلۡأَرۡضِ
زِينَةٗ لَّهَا لِنَبۡلُوَهُمۡ أَيُّهُمۡ أَحۡسَنُ عَمَلٗا
"Sesungguhnya Kami menjadikan
apa yang ada di bumi sebagai perhiasan baginya, untuk menguji mereka siapakah
di antara mereka yang paling baik amalnya."
8. Ujian Untuk Jihad dan
Kesungguhan
QS. Muḥammad ayat 31
وَلَنَبۡلُوَنَّكُمۡ حَتَّىٰ نَعۡلَمَ
ٱلۡمُجَٰهِدِينَ مِنكُمۡ وَٱلصَّٰبِرِينَ وَنَبۡلُوَاْ أَخۡبَارَكُمۡ
"Dan sungguh Kami benar-benar
akan menguji kalian hingga Kami mengetahui siapa di antara kalian yang berjihad
dan bersabar, dan Kami uji pula kejujuran kalian."
Jama'ah yang dimuliakan Allah,
Semua ujian ini bukan untuk
melemahkan kita, tetapi untuk meninggikan derajat, membersihkan jiwa, dan
menapis keimanan. Karena itu, hadapilah setiap ujian dengan sabar, tawakal, dan
memperbaiki diri.
أقول قولي هذا وأستغفر الله العظيم لي
ولكم
فاستغفروه، إنه هو الغفور الرحيم.
---
KHUTBAH KEDUA:
الحمد لله رب العالمين، حمداً كثيراً
طيباً مباركاً فيه،
كما يحب ربنا ويرضى.
أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك
له،
وأشهد أن محمداً عبده ورسوله.
Jama'ah yang dimuliakan Allah,
Kesalahan manusia sering terjadi
ketika menilai ujian.
Banyak yang menyangka:
Nikmat adalah tanda dimuliakan
Kesempitan adalah tanda dihinakan
فَأَمَّا ٱلۡإِنسَٰنُ إِذَا مَا ٱبۡتَلَىٰهُ
رَبُّهُۥ فَأَكۡرَمَهُۥ وَنَعَّمَهُۥ
فَيَقُولُ رَبِّيٓ أَكۡرَمَنِ
وَأَمَّآ إِذَا مَا ٱبۡتَلَىٰهُ فَقَدَرَ
عَلَيۡهِ رِزۡقَهُۥ فَيَقُولُ رَبِّيٓ أَهَٰنَنِ
"Adapun manusia, apabila
Tuhannya mengujinya lalu memuliakan dan memberinya nikmat, ia berkata: ‘Tuhanku
memuliakanku.’ Namun apabila Tuhannya mengujinya dan menyempitkan rezekinya, ia
berkata: ‘Tuhanku menghinaku.’"
(QS. Al-Fajr: 15–16)
Padahal tidak demikian menurut
Al-Qur’an. Surat Al-Baqarah ayat 216
عَسَىٰٓ أَن تَكۡرَهُوا۟ شَيۡـٔٗا وَهُوَ
خَيۡرٞ لَّكُمۖ وَعَسَىٰٓ أَن تُحِبُّوا۟ شَيۡـٔٗا وَهُوَ شَرّٞ لَّكُمۡۗ وَٱللَّهُ
يَعۡلَمُ وَأَنتُمۡ لَا تَعۡلَمُونَ
"Boleh jadi kalian membenci
sesuatu padahal itu baik bagi kalian, dan boleh jadi kalian menyukai sesuatu
padahal itu buruk bagi kalian. Allah mengetahui sedangkan kalian tidak
mengetahui."
Jamaah yang dimuliakan Allah Subḥānahu
wa Ta‘ālā,
Mari kita berdoa, memohon agar
Allah menguatkan kita dalam menghadapi setiap ujian yang Dia turunkan, serta
menjadikan kita hamba-hamba-Nya yang sabar, ikhlas, dan selalu kembali
kepada-Nya.
اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لَنَا ذُنُوْبَنَا،
وَاسْرِفَنَا فِيْ أَمْرِنَا، وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا، وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ
الْكَافِرِيْنَ.
Ya Allah, ampunilah dosa-dosa kami,
prilaku kami yang melampaui batas, kokohkan langkah kami, dan tolonglah kami
menghadapi kaum kafir.
اَللّٰهُمَّ لَا تَجْعَلِ الْبَلَاءَ
فِيْ دِيْنِنَا، وَلَا تَجْعَلِ الدُّنْيَا أَكْبَرَ هَمِّنَا، وَلَا مَبْلَغَ عِلْمِنَا،
وَلَا إِلَى النَّارِ مَصِيْرَنَا.
Ya Allah, jangan jadikan musibah
menimpa agama kami. Jangan jadikan dunia sebagai tujuan terbesar kami, dan
jangan jadikan neraka sebagai tempat kembali kami.
اَللّٰهُمَّ اجْعَلِ ابْتِلَاءَنَا رَفْعَةً
لِدَرَجَاتِنَا، وَكَفَّارَةً لِذُنُوْبِنَا،
وَلَا تَجْعَلْهُ عَلَيْنَا سَخَطًا وَعَذَابًا.
Ya Allah, jadikan setiap ujian yang
Engkau turunkan sebagai pengangkat derajat kami, penghapus dosa-dosa kami, dan
jangan Engkau jadikan sebagai kemurkaan atau azab bagi kami.
رَبَّنَآ أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرٗا
وَتَوَفَّنَا مُسْلِمِينَ.
Ya Tuhan kami, limpahkanlah
kesabaran kepada kami dan wafatkanlah kami dalam keadaan muslim.
رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ
إِذْ هَدَيْتَنَا، وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً،
إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ.
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً،
وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً،
وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.

