Khutbah Jumat: Macam-Macam Ujian Menurut Al-Quran


Oleh: Ustadz Supriatna S.Pd*

*penulis adalah Ketua DPD Hidayatullah Kab.Bandung

 

KHUTBAH PERTAMA:

 

الحمدُ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ،

وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا

مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ.

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ،

وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.

اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَىٰ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَىٰ آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ.

 

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,

Saya berwasiat kepada diri saya dan kepada jamaah sekalian agar senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah, karena dengan takwa hidup menjadi terarah, ujian menjadi ringan, dan pertolongan Allah selalu menyertai.

 

Jamaah yang dimuliakan Allah,

Setiap manusia pasti diuji oleh Allah. Tidak ada seorang pun yang lepas dari ujian. Perbedaannya hanya pada bentuk ujian, waktu ujian, dan tingkatan ujian. Al-Qur’an menjelaskan bahwa ujian datang dalam berbagai bentuk, untuk mengukur keimanan dan kesungguhan seorang hamba.

 

Berikut macam-macam ujian yang Allah terangkan dalam Al-Qur’an.

 

1. Ujian Berupa Kebaikan dan Keburukan.

QS. Al-Anbiyā’ ayat 35

 

كُلُّ نَفۡسٍ ذَآئِقَةُ ٱلۡمَوۡتِۗ وَنَبۡلُوكُم بِٱلشَّرِّ وَٱلۡخَيۡرِ فِتۡنَةٗۖ وَإِلَيۡنَا تُرۡجَعُونَ

 

"Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Kami akan menguji kalian dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan. Dan hanya kepada Kami kalian dikembalikan."

 

2. Ujian berupa Nikmat dan Bencana

QS. Al-A‘rāf ayat 168

 

وَقَطَّعۡنَٰهُمۡ فِي ٱلۡأَرۡضِ أُمَمٗاۖ مِّنۡهُمُ ٱلصَّٰلِحُونَ وَمِنۡهُمۡ دُونَ ذَٰلِكَۖ وَبَلَوۡنَٰهُم بِٱلۡحَسَنَٰتِ وَٱلسَّيِّـَٔاتِ لَعَلَّهُمۡ يَرۡجِعُونَ

 

"Kami pecah-belah mereka di bumi menjadi beberapa golongan. Di antara mereka ada yang shalih dan ada yang tidak demikian. Kami uji mereka dengan nikmat-nikmat dan dengan bencana-bencana agar mereka kembali."

 

3. Ujian Berupa Takut, Lapar, Kekurangan Harta, Jiwa dan Buah-buahan

QS. Al-Baqarah ayat 155

 

وَلَنَبۡلُوَنَّكُم بِشَيۡءٖ مِّنَ ٱلۡخَوۡفِ وَٱلۡجُوعِ وَنَقۡصٖ مِّنَ ٱلۡأَمۡوَٰلِ وَٱلۡأَنفُسِ وَٱلثَّمَرَٰتِۗ وَبَشِّرِ ٱلصَّٰبِرِينَ

 

"Dan sungguh Kami akan menguji kalian dengan sedikit rasa takut, lapar, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar."

 

4. Ujian berupa Goncangan Jiwa

QS. Al-Ahzāb ayat 11

 

هُنَالِكَ ٱبۡتُلِيَ ٱلۡمُؤۡمِنُونَ وَزُلۡزِلُواْ زِلۡزَالٗا شَدِيدٗا

 

"Di sana orang-orang beriman diuji, dan mereka digoncangkan dengan goncangan yang sangat dahsyat."

 

5. Ujian Berupa Harta dan anak

QS. Al-Anfāl ayat 28

 

وَٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّمَآ أَمْوَٰلُكُمْ وَأَوْلَـٰدُكُمْ فِتْنَةٞۚ وَأَنَّ ٱللَّهَ عِندَهُۥٓ أَجْرٌ عَظِيمٞ

 

“Dan ketahuilah bahwa harta-hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai cobaan, dan sesungguhnya di sisi Allah-lah pahala yang besar.”

 

6. Ujian berupa Kedudukan dan Derajat

QS. Al-An‘ām ayat 165

 

وَهُوَ ٱلَّذِي جَعَلَكُمۡ خَلَٰٓئِفَ ٱلۡأَرۡضِ وَرَفَعَ بَعۡضَكُمۡ فَوۡقَ بَعۡضٖ دَرَجَٰتٖ لِّيَبۡلُوَكُمۡ فِي مَآ ءَاتَىٰكُمۡۗ

 

"Dialah yang menjadikan kalian khalifah-khalifah di bumi dan meninggikan sebagian kalian atas sebagian yang lain beberapa derajat, untuk menguji kalian terhadap apa yang Dia berikan."

 

7. Ujian Untuk Amal Perbuatan

QS. Al-Kahf ayat 7

 

إِنَّا جَعَلۡنَا مَا عَلَى ٱلۡأَرۡضِ زِينَةٗ لَّهَا لِنَبۡلُوَهُمۡ أَيُّهُمۡ أَحۡسَنُ عَمَلٗا

 

"Sesungguhnya Kami menjadikan apa yang ada di bumi sebagai perhiasan baginya, untuk menguji mereka siapakah di antara mereka yang paling baik amalnya."

 

8. Ujian Untuk Jihad dan Kesungguhan

QS. Muḥammad ayat 31

 

وَلَنَبۡلُوَنَّكُمۡ حَتَّىٰ نَعۡلَمَ ٱلۡمُجَٰهِدِينَ مِنكُمۡ وَٱلصَّٰبِرِينَ وَنَبۡلُوَاْ أَخۡبَارَكُمۡ

 

"Dan sungguh Kami benar-benar akan menguji kalian hingga Kami mengetahui siapa di antara kalian yang berjihad dan bersabar, dan Kami uji pula kejujuran kalian."

 

Jama'ah yang dimuliakan Allah,

Semua ujian ini bukan untuk melemahkan kita, tetapi untuk meninggikan derajat, membersihkan jiwa, dan menapis keimanan. Karena itu, hadapilah setiap ujian dengan sabar, tawakal, dan memperbaiki diri.

 

أقول قولي هذا وأستغفر الله العظيم لي ولكم

فاستغفروه، إنه هو الغفور الرحيم.

---

 

KHUTBAH KEDUA:

 

الحمد لله رب العالمين، حمداً كثيراً طيباً مباركاً فيه،

كما يحب ربنا ويرضى.

أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له،

وأشهد أن محمداً عبده ورسوله.

 

Jama'ah yang dimuliakan Allah,

Kesalahan manusia sering terjadi ketika menilai ujian.

Banyak yang menyangka:

Nikmat adalah tanda dimuliakan

Kesempitan adalah tanda dihinakan

 

فَأَمَّا ٱلۡإِنسَٰنُ إِذَا مَا ٱبۡتَلَىٰهُ رَبُّهُۥ فَأَكۡرَمَهُۥ وَنَعَّمَهُۥ

فَيَقُولُ رَبِّيٓ أَكۡرَمَنِ

وَأَمَّآ إِذَا مَا ٱبۡتَلَىٰهُ فَقَدَرَ عَلَيۡهِ رِزۡقَهُۥ فَيَقُولُ رَبِّيٓ أَهَٰنَنِ

 

"Adapun manusia, apabila Tuhannya mengujinya lalu memuliakan dan memberinya nikmat, ia berkata: ‘Tuhanku memuliakanku.’ Namun apabila Tuhannya mengujinya dan menyempitkan rezekinya, ia berkata: ‘Tuhanku menghinaku.’" (QS. Al-Fajr: 15–16)

 

Padahal tidak demikian menurut Al-Qur’an. Surat Al-Baqarah ayat 216

 

عَسَىٰٓ أَن تَكۡرَهُوا۟ شَيۡـٔٗا وَهُوَ خَيۡرٞ لَّكُمۖ وَعَسَىٰٓ أَن تُحِبُّوا۟ شَيۡـٔٗا وَهُوَ شَرّٞ لَّكُمۡۗ وَٱللَّهُ يَعۡلَمُ وَأَنتُمۡ لَا تَعۡلَمُونَ

 

"Boleh jadi kalian membenci sesuatu padahal itu baik bagi kalian, dan boleh jadi kalian menyukai sesuatu padahal itu buruk bagi kalian. Allah mengetahui sedangkan kalian tidak mengetahui."

 

Jamaah yang dimuliakan Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā,

Mari kita berdoa, memohon agar Allah menguatkan kita dalam menghadapi setiap ujian yang Dia turunkan, serta menjadikan kita hamba-hamba-Nya yang sabar, ikhlas, dan selalu kembali kepada-Nya.

 

اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لَنَا ذُنُوْبَنَا، وَاسْرِفَنَا فِيْ أَمْرِنَا، وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا، وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِيْنَ.

 

Ya Allah, ampunilah dosa-dosa kami, prilaku kami yang melampaui batas, kokohkan langkah kami, dan tolonglah kami menghadapi kaum kafir.

 

اَللّٰهُمَّ لَا تَجْعَلِ الْبَلَاءَ فِيْ دِيْنِنَا، وَلَا تَجْعَلِ الدُّنْيَا أَكْبَرَ هَمِّنَا، وَلَا مَبْلَغَ عِلْمِنَا، وَلَا إِلَى النَّارِ مَصِيْرَنَا.

 

Ya Allah, jangan jadikan musibah menimpa agama kami. Jangan jadikan dunia sebagai tujuan terbesar kami, dan jangan jadikan neraka sebagai tempat kembali kami.

 

اَللّٰهُمَّ اجْعَلِ ابْتِلَاءَنَا رَفْعَةً لِدَرَجَاتِنَا، وَكَفَّارَةً لِذُنُوْبِنَا،

وَلَا تَجْعَلْهُ عَلَيْنَا سَخَطًا وَعَذَابًا.

 

Ya Allah, jadikan setiap ujian yang Engkau turunkan sebagai pengangkat derajat kami, penghapus dosa-dosa kami, dan jangan Engkau jadikan sebagai kemurkaan atau azab bagi kami.

 

رَبَّنَآ أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرٗا وَتَوَفَّنَا مُسْلِمِينَ.

 

Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami dan wafatkanlah kami dalam keadaan muslim.

 

رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا، وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً،

إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ.

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً،

وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.