Khutbah Jumat: Di Balik Rahasia Dzikir


*penulis adalah Ketua DPD Hidayatullah Kab.Bandung

 

KHUTBAH PERTAMA

 

إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

اَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن.

 أَمَّا بَعْدُ

فَياَ عِبَادَ الله، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى الله فَقَدْ فَازَ الْـمُتَّقُون، قَالَ تَعَالَى: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُلْهِكُمْ أَمْوَالُكُمْ وَلَآ أَوْلَٰدُكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللَّهِ ۚ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَٰلِكَ فَأُولٰٓئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ

 

 

Jama’ah Jum’at yang dimuliakan Allah,

Sesungguhnya hati yang senantiasa mengingat keagungan Allah dan lisan yang selalu basah dengan menyebut nama-Nya, adalah tanda seorang hamba yang sedang merasakan nikmat iman serta ketenangan jiwa melalui dzikir.

 

الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ اللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

 

“Yaitu orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar-Ra’d: 28)

 

Sebaliknya, jiwa yang selalu gelisah dan kehidupan yang terasa sempit adalah tanda hati yang telah lalai dan jauh dari mengingat Penciptanya.

 

وَمَنْ أَعْرَضَ عَن ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُ مَعِيشَةً ضَنكًا وَنَحْشُرُهُ يَوْمَ ٱلْقِيَٰمَةِ أَعْمَىٰ

 

Siapa yang berpaling dari zikir-Ku, baginya kehidupan yang sempit dan di hari kiamat dia akan dibangkitkan dalam keadaan buta.” (QS. Thaha: 124)

 

Oleh karena itu, Allah ﷻ memanggil dan mengingatkan hamba-hamba-Nya yang beriman agar tidak lalai dari dzikir kepada-Nya karena kesibukan mengurus harta dan keluarga.

 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُلْهِكُمْ أَمْوَالُكُمْ وَلَآ أَوْلَٰدُكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللَّهِ ۚ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَٰلِكَ فَأُولٰٓئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ

 

Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah harta bendamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Dan barang siapa berbuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang rugi.” (QS. Al-Munafiqun: 9)

 

Bahkan, kita diperintahkan untuk berdzikir sebanyak-banyaknya dalam segala keadaan: saat berdiri, duduk, maupun berbaring; pada waktu pagi dan petang; baik ketika sedang beribadah maupun setelah selesai beribadah.

 

Berikut ini adalah ayat-ayat Allah yang dengan jelas dan tegas memerintahkan kita untuk berdzikir kepada-Nya.

 

👉 Perintah Allah untuk banyak berdzikir pagi dan sore

 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا اللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا ۝ وَسَبِّحُوهُ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا

 

Wahai orang-orang yang beriman! Berdzikirlah kepada Allah dengan zikir yang banyak. Dan bertasbihlah kepada-Nya pada waktu pagi dan petang.” (QS Al-Ahzab: 41-42)

 

👉Perintah berdzikir setelah shalat dalam segala keadaan

 

فَإِذَا قَضَيْتُمُ الصَّلَاةَ فَاذْكُرُوا اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَىٰ جُنُوبِكُمْ

 

Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat, berdzikirlah kepada Allah dalam keadaan berdiri, duduk, dan berbaring.” (QS An-Nisa: 103)

 

👉 Perintah banyak berdzikir setelah shalat Jumat walau sedang mencari nafkah

 

فَإِذَا قُضِيَتِ الصَّلَاةُ فَانْتَشِرُوا فِي الْأَرْضِ وَابْتَغُوا مِن فَضْلِ اللَّهِ وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

 

Apabila salat telah selesai, maka bertebaranlah kamu di muka bumi carilah karunia Allah dan berdzikirlah kepada Allah sebanyak-banyaknya agar kamu beruntung.” (QS AlJumuʿah: 10)

 

👉 Perintah dzikir dalam manasik haji

 

 فَإِذَآ أَفَضْتُم مِّنْ عَرَفَٰتٍۢ فَٱذْكُرُوا۟ ٱللَّهَ عِندَ ٱلْمَشْعَرِ ٱلْحَرَامِۖ وَٱذْكُرُوهُ كَمَا هَدَىٰكُمْ,

 

Maka apabila kalian bertolak dari Arafah, berdzikirlah kepada Allah di Masy'aril Haram dan berdzikirlah kepada-Nya sebagaimana Dia telah memberi petunjuk kepada kalian. (QS Al-Baqarah: 198)

 

👉 Perintah dzikir setelah menyelesaikan manasik

 

فَإِذَا قَضَيْتُم مَّنَاسِكَكُمْ فَاذْكُرُوا۟ ٱللَّهَ

 

Apabila kalian telah menyelesaikan manasik haji, maka berdzikirlah kepada Allah. (QS Al-Baqarah: 200)

 

👉 Perintah dzikir di hari-hari tasyriq

 

وَٱذْكُرُوا۟ ٱللَّهَ فِىٓ أَيَّامٍۢ مَّعْدُودَٰتٍۢۚ

 

"Dan berdzikirlah kepada Allah pada hari-hari yang telah ditentukan." (Al-Baqarah: 203)

 

Hadirin sidang Jum'at rahimakumullah,

Dzikir juga menjadi tujuan dari kewajiban ibadah shalat lima waktu, shalat Jumat, bahkan menjadi tujuan diturunkannya Al-Qur’an, sehingga “Adz-Dzikr” menjadi salah satu nama Al-Qur’an.

 

👉 Dibalik perintah shalat Dzikir; mengingat Allah adalah tujuan terbesar.

 

 وَأَقِمِ الصَّلَاةَ لِذِكْرِي

 

dan dirikanlah shalat untuk mengingat-Ku.” (QS. Thaha: 14)

 

وَأَقِمِ الصَّلَاةَ ۖ إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَىٰ عَنِ ٱلْفَحْشَاءِ وَٱلْمُنكَرِ ۗ وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ

 

Dirikanlah shalat; sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah dzikir kepada-Nya adalah perkara yang lebih besar.” (QS. Al-Ankabut: 45)

 

👉 Dibalik seruan shalat Jum'at ada Perintah segera untuk berzikir; mengingat Allah.

 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلٰى ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ

 

Wahai orang-orang yang beriman, apabila telah diseru untuk shalat pada hari Jumat, maka bersegeralah mengingat Allah dan tinggalkan jual beli.” (QS.Al-Jumu’ah: 9)

 

👉 Salah satu nama dan fungsi Al-Qur'an adalah Adz-Dzikr

 

اِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ

 

Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Adz-Dzikr (Al-Qur’an),” (QS. Al-Hijr: 9)

 

Jamaah yang dimuliakan Allah,

Perintah Allah سبحانه وتعالى kepada kita untuk senantiasa memperbanyak zikir sejatinya adalah kebaikan bagi diri kita sendiri. Karena dari buah zikir, Allah akan mengingat kita dan memberi  ampunan serta pahala besar.

 

Sebagaimana firman-Nya dalam ayat-ayat berikut

 

فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ

 

Maka ingatlah kalian kepada-Ku, niscaya Aku akan mengingat kalian.” (QR. Al-Baqarah: 152)

 

 وَٱلذَّكِرِينَ ٱللَّهَ كَثِيرًا وَٱلذَّكِرَٰتِ أَعَدَّ ٱللَّهُ لَهُم مَّغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًا

 

Laki-laki dan perempuan yang banyak berzikir kepada Allah, Allah sediakan bagi mereka ampunan dan pahala yang besar.” (QS. Al-Ahzab: 35)

 

Masya Allah, betapa besar rahasia di balik dzikir kepada Allah. Maka, marilah kita kuatkan hati dengan dzikir, basahi lisan dengan menyebut nama-Nya, dan hidupkan rumah-rumah kita dengan dzikir.

Sesungguhnya kemenangan, ketenangan, dan kemuliaan hanya akan diraih oleh orang-orang yang senantiasa mengingat Allah.

 

اَقُوْلُ قَوْلِيْ هٰذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ لِي وَلَكُمْ

 

 

KHUTBAH KEDUA

 

الحَمْدُ لله الوَاحِدِ الأَحَدِ، الفَرْدُ الصَّمَدُ، الّذِي لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْ، وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُواً أَحَدٌ

أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ. أَمَّا بَعْدُ

عِبَادَ اللهِ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْـمُتَّقُون

 

Jamaah yang dimuliakan Allah,

Jangan sampai hari-hari kita berlalu dalam kelalaian dari berdzikir kepada Allah. Jadikanlah hati kita selalu hidup dengan dzikir dalam setiap keadaan.

 

Rasulullah ﷺ bersabda:

 

مَثَلُ الَّذِي يَذْكُرُ رَبَّهُ وَالَّذِي لَا يَذْكُرُ رَبَّهُ، مَثَلُ الحَيِّ وَالمَيِّتِ

 

Perumpamaan orang yang berdzikir kepada Tuhannya dengan orang yang tidak berdzikir adalah seperti orang hidup dengan orang mati.” (HR. Bukhari)

 

Betapa ruginya orang yang dibiarkan hatinya mati karena lalai dari dzikir.

Alangkah bahagianya orang yang senantiasa hatinya hidup karena berdzikir.

 

Semoga Allah menjadikan kita semua orang-orang yang selalu berdzikir kepada-Nya.

 

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ

اللهم أعنا على ذكرك وشكرك وحسن عبادتك

اللهم اجعل ألسنتنا رطبة بذكرك، وقلوبنا معلقة بك

ولا تجعلنا من الغافلين

اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا مِنَ الذَّاكِرِيْنَ اللّٰهَ كَثِيرًا وَالذَّاكِرَاتِ

اللَّهُمَّ اجْعَلْ قُلُوْبَنَا خَاشِعَةً وَاَلْسِنَتَنَا ذَاكِرَةً وَأَعْمَالَنَا صَالِحَةً

إِنَّ اللّٰهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِي الْقُرْبَىٰ

وَيَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ

فَاذْكُرُوا اللّٰهَ الْعَظِيمَ يَذْكُرْكُمْ

وَاشْكُرُوهُ عَلَىٰ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ

وَلَذِكْرُ اللّٰهِ أَكْبَرُ وَاللّٰهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُون