Khutbah Jumat: Jalan Menuju Ampunan Allah


*penulis adalah Ketua DPD Hidayatullah Kab. Bandung

 

KHUTBAH PERTAMA:

 

إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن. يَاأَيّهَا الّذَيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ حَقّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنّ إِلاّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ، وقال الله تعالى: وَسَارِعُوا إِلَىٰ مَغْفِرَةٍ مِّن رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ

 

Segala puji bagi Allah yang kepada-Nya kita memohon pertolongan, ampunan dan perlindungan dari segala keburukan diri-diri kita,

 

Jama’ah Jum’at rahimakumullāh,

Kita semua adalah manusia yang tidak luput dari dosa dan kekhilafan. Namun Allah ﷻ membuka pintu ampunan selebar-lebarnya bagi siapa pun yang mau kembali kepada-Nya. Tak peduli seberapa besar dosa kita, ampunan Allah selalu lebih besar.

 

Allah ﷻ berfirman:

 

قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَى أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

 

Katakanlah: Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Az-Zumar: 53)

 

Oleh karena itu, marilah kita bersegera meraih ampunan Allah dan berlomba-lomba menuju surga-Nya dengan meningkatkan ketakwaan kepada-Nya, karena surga hanya disediakan bagi orang-orang yang bertaqwa.

 

Allah ﷻ berfirman:

 

 وَسَارِعُوا إِلَىٰ مَغْفِرَةٍ مِّن رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ

 

"Dan bersegeralah kamu menuju ampunan dari Tuhanmu dan menuju surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa." (QS. Āli ‘Imrān: 133)

 

Jama’ah Jum’at rahimakumullāh,

Dengan rahmat-Nya Allah ﷻ telah memberikan banyak cara untuk meraih ampunan-Nya.

 

Diantara jalan Menuju Ampunan Allah adalah:

 

1. Taubat kepada Allah ﷻ.

Manusia tidak lepas dari perbuatan salah dan dosa, karena itu Rasulullah ﷺ bersabda:

 

كُلُّ بَنِي آدَمَ خَطَّاءٌ، وَخَيْرُ الْخَطَّائِينَ التَّوَّابُونَ

 

“Setiap anak Adam banyak berbuat dosa, dan sebaik-baik orang yang berbuat dosa adalah mereka yang bertobat.” (HR. Tirmidzi)

 

Allah ﷻ berfirman;

 

يٰۤاَ يُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا تُوْبُوْۤا اِلَى اللّٰهِ تَوْبَةً نَّصُوْحًا ۗ عَسٰى رَبُّكُمْ اَنْ يُّكَفِّرَ عَنْكُمْ سَيِّاٰتِكُمْ وَيُدْخِلَـكُمْ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَ نْهٰرُ

 

"Wahai orang-orang yang beriman! Bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Tuhan kamu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkan kamu ke dalam surga-surga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai," (QS. At-Tahrim: 8)

 

➡️ Taubat adalah kembali kepada jalan Allah setelah melakukan kezaliman atau dosa, yaitu dengan cara:

- Menyesali dosa di dalam hati,

- Mengucap istighfar dengan lisan,

- Tidak meneruskan perbuatan dosa.

 

Sebagaimana firman Allah ﷻ

 

وَالَّذِينَ إِذَا فَعَلُوا۟ فَـٰحِشَةً أَوْ ظَلَمُوٓا۟ أَنفُسَهُمْ ذَكَرُوا۟ ٱللَّهَ فَٱسْتَغْفَرُوا۟ لِذُنُوبِهِمْ وَمَن يَغْفِرُ ٱلذُّنُوبَ إِلَّا ٱللَّهُ وَلَمْ يُصِرُّوا۟ عَلَىٰ مَا فَعَلُوا۟ وَهُمْ يَعْلَمُونَ ١٣٥. أُو۟لَـٰٓئِكَ جَزَآؤُهُم مَّغْفِرَةٌۭ مِّن رَّبِّهِمْ وَجَنَّـٰتٌۭ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَـٰرُ خَـٰلِدِينَ فِيهَا ۚ وَنِعْمَ أَجْرُ ٱلْعَـٰمِلِينَ ١٣٦

 

“Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menzalimi diri sendiri, mereka segera mengingat Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka — dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain Allah? — dan mereka tidak meneruskan perbuatan dosanya itu, sedang mereka mengetahui. Mereka itu balasannya adalah ampunan dari Tuhan mereka dan surga-surga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya. Dan itulah sebaik-baik balasan bagi orang yang beramal.” (QS. Āli ‘Imrān: 135–136)

 

👉 Taubat tidak diterima saat ajal tiba

 

وَلَيْسَتِ التَّوْبَةُ لِلَّذِينَ يَعْمَلُونَ السَّيِّئَاتِ حَتّىٰ إِذَا حَضَرَ أَحَدَهُمُ المَوْتُ قَالَ إِنِّي تُبْتُ الآنَ

 

“Dan tidaklah diterima taubat dari orang-orang yang terus melakukan kejahatan hingga apabila datang kematian kepada seseorang di antara mereka barulah ia berkata: ‘Sesungguhnya aku bertaubat sekarang.’” (QS. An-Nisā’ : 18)

 

👉 Taubat harus diiringi dengan Iman dan amal shalih

 

إِلَّا مَن تَابَ وَآمَنَ وَعَمِلَ عَمَلًا صَالِحًا فَأُولَـٰٓئِكَ يُبَدِّلُ ٱللَّهُ سَيِّـَٔاتِهِمْ حَسَنَـٰتٍۭ ۗ وَكَانَ ٱللَّهُ غَفُورًۭا رَّحِيمًۭا

 

“Kecuali orang yang bertobat, beriman, dan beramal saleh; maka Allah akan mengganti kejahatan mereka dengan kebaikan. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Furqān: 70)

 

2. Iman dan Amal Shalih.

Iman dan Amal shalih dapat meraih ampunan dan pahala terbaik.

 

وَالَّذِينَ آمَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ لَنُكَفِّرَنَّ عَنْهُمْ سَيِّـَٔاتِهِمْ وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَحْسَنَ ٱلَّذِى كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ

 

“Dan orang-orang yang beriman dan beramal saleh, benar-benar akan Kami hapuskan kesalahan-kesalahan mereka dan benar-benar akan Kami beri balasan dengan yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. Al-‘Ankabūt: 7)

 

➡️ Diantara amal-amal shalih yang menghapus dosa adalah:

 

👉 Shalat:

وَأَقِمِ الصَّلَاةَ... إِنَّ الْحَسَنَاتِ يُذْهِبْنَ السَّيِّئَاتِ

Dan dirikanlah shalat ... Sesungguhnya perbuatan-perbuatan baik itu menghapuskan perbuatan-perbuatan buruk.” (QS. Hūd: 114)

 

👉 Puasa:

Barangsiapa berpuasa Ramadhan dengan iman dan mengharap pahala, diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari Muslim)

 

👉 Sedekah:

“Sedekah dapat memadamkan dosa sebagaimana air memadamkan api.” (HR. Tirmidzi)

 

👉 Dzikir kepada Allah ﷻ

 

"Barang siapa mengucapkan 'Subḥānallāhi wa biḥamdih' sebanyak seratus kali dalam sehari, maka dihapuskan dosa-dosanya meskipun sebanyak buih di lautan." (HR. Bukhari dan Muslim)

 

👉 Umrah:

“Umrah ke umrah berikutnya menghapus dosa diantara keduanya, ” (HR. Bukhari Muslim)

 

👉 Haji:

“Barangsiapa berhaji dan tidak berkata kotor serta tidak berbuat maksiat, maka ia pulang dalam keadaan bersih dari dosa seperti saat dilahirkan oleh ibunya.” (HR. Bukhari Muslim)

 

👉 Jumat

"Barang siapa mandi, kemudian mendatangi shalat Jumat, lalu mengerjakan shalat sunnah yang ditakdirkan baginya, kemudian diam mendengarkan hingga imam selesai dari khutbahnya, lalu shalat bersama imam, maka diampuni dosa-dosanya antara Jumat itu dan Jumat berikutnya, ditambah tiga hari." (HR. Muslim)

 

3. Taqwa kepada Allah ﷻ.

Takwa menjadi kunci untuk bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah serta meraih ampunan Allah ﷻ

 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ تَتَّقُوا اللَّهَ يَجْعَلْ لَكُمْ فُرْقَانًا وَيُكَفِّرْ عَنْكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ

 

“Wahai orang-orang yang beriman! Jika kamu bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberikan kepadamu kemampuan membedakan antara yang benar dan yang salah, dan menghapus kesalahan-kesalahanmu serta mengampuni dosa-dosamu.” (QS. Al-Anfāl: 29)

 

Jama’ah Jum’at rahimakumullāh,

Mari kita raih ampunan dan surga Allah dengan cara:

 

➡️ Segera bertaubat kepada Allah ﷻ dari dosa dan khilaf,

➡️ Iringi dengan iman dan amal shaleh yang Istiqomah,

➡️ Kemudian tingkatkan ketaqwaan kita kepada Allah ﷻ.

 

أقول قولي هذا، وأستغفر الله لي ولكم ولسائر المسلمين، فاستغفروه، إنه هو الغفور الرحيم.

---

 

KHUTBAH KEDUA:

 

الحمد لله الغفور الرحيم، الذي سبقت رحمته غضبه، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمداً عبده ورسوله، اللهم صل وسلم على نبينا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين.

 

Jamaah Jum’at yang dimuliakan Allah,

Selain taubat yang tulus dan amal-amal saleh serta ketakwaan, Allah juga menjadikan ujian, kesusahan, kesedihan, dan berbagai penderitaan yang menimpa seorang mukmin sebagai sebab dihapuskannya dosa-dosa.

 

Rasulullah ﷺ bersabda:

 

مَا يُصِيبُ الْمُسْلِمَ مِنْ نَصَبٍ وَلَا وَصَبٍ وَلَا هَمٍّ وَلَا حَزَنٍ وَلَا أَذًى وَلَا غَمٍّ حَتَّى الشَّوْكَةِ يُشَاكُهَا إِلَّا كَفَّرَ اللَّهُ بِهَا مِنْ خَطَايَاهُ

 

"Tidaklah seorang muslim ditimpa kelelahan, penyakit, kegelisahan, kesedihan, gangguan, maupun kesusahan, bahkan sampai duri yang menusuknya, melainkan Allah akan menghapus sebagian dosa-dosanya karenanya." (HR. Bukhari dan Muslim)

 

مَا يَزَالُ الْبَلَاءُ بِالْمُؤْمِنِ وَالْمُؤْمِنَةِ فِي نَفْسِهِ وَوَلَدِهِ وَمَالِهِ حَتَّى يَلْقَى اللَّهَ وَمَا عَلَيْهِ خَطِيئَةٌ

 

"Ujian akan terus menimpa seorang mukmin dan mukminah pada dirinya, anaknya, dan hartanya hingga ia berjumpa dengan Allah dalam keadaan tidak memiliki dosa." (HR. Tirmidzi)

 

Ma‘asyiral muslimin rahimakumullāh,

Marilah kita bersegera meraih ampunan Allah ﷻ dengan memperbanyak istighfar dan taubat, meningkatkan amal saleh, memperkuat ketakwaan, serta bersabar dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.

 

Semoga Allah ﷻ mengampuni dosa-dosa kita, menerima taubat dan amal-amal saleh kita, serta menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang bersabar dan bertakwa.

 

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ. اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَكَفِّرْ عَنَّا سَيِّئَاتِنَا وَتَوَفَّنَا مَعَ الْأَبْرَارِ. اللَّهُمَّ تُبْ عَلَيْنَا تَوْبَةً نَصُوحًا، وَاجْعَلْنَا مِنْ عِبَادِكَ الْمُتَّقِينَ. اللَّهُمَّ أَعِنَّا عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ. اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا مِنَ الصَّابِرِينَ عِنْدَ الْبَلَاءِ، وَالشَّاكِرِينَ عِنْدَ النَّعْمَاءِ، وَالْمُسْتَغْفِرِينَ بِالْأَسْحَارِ. اللهم اغفر لنا ذنوبنا كلها، دقها وجلها، أولها وآخرها، سرها وعلانيتها ربنا لا تزغ قلوبنا بعد إذ هديتنا وهب لنا من لدنك رحمة، إنك أنت الوهاب. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين، والحمد لله رب العالمين