Khutbah Jumat: Bersegeralah ! Berlombalah !



 *Penulis adalah Ketua DPD Hidayatullah Kab.Bandung


KHUTBAH PERTAMA:

 

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ

أَمَّا بَعْدُ : فَيَا أَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ، أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ عَزَّ وَجَلَّ، وَالتَّمَسُّكِ بِهَذَا الدِّيْنِ تَمَسُّكًا قَوِيًّا. فَقَالَ اللهُ تَعَالَى فِي كِتَابِهِ الْكَرِيْم: أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْم: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَىٰ ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ

 

Ma'asyiral muslimin rahimakumullāh,

 

Marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah سبحانه وتعالى.

Di antara tanda orang yang bertakwa ialah segera memenuhi seruan Allah سبحانه وتعالى.

 

Alhamdulillāh, pada hari yang mulia ini kita telah bersegera memenuhi panggilan Allah سبحانه وتعالى untuk melaksanakan shalat Jumat, seraya meninggalkan sejenak berbagai kesibukan dan urusan dunia. Hal itu merupakan wujud ketaatan kepada perintah Allah سبحانه وتعالى yang berfirman:

 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَىٰ ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ

 

"Wahai orang-orang yang beriman! Apabila diseru untuk shalat Jumat, maka bersegeralah menuju mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui." (QS. Al-Jumu'ah: 9)

 

Hadirin sidang Jum'at rahimakumullāh,

Kita adalah umat yang dipilih Allah سبحانه وتعالى untuk mewarisi Al-Qur'an. Namun, Allah menjelaskan bahwa umat ini terbagi menjadi tiga golongan. Allah سبحانه وتعالى berfirman:

 

ثُمَّ أَوْرَثْنَا الْكِتَابَ الَّذِينَ اصْطَفَيْنَا مِنْ عِبَادِنَا ۖ فَمِنْهُمْ ظَالِمٌ لِّنَفْسِهِ وَمِنْهُمْ مُقْتَصِدٌ وَمِنْهُمْ سَابِقٌ بِالْخَيْرَاتِ بِإِذْنِ اللَّهِ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ الْفَضْلُ الْكَبِيرُ

 

"Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami. Lalu di antara mereka ada yang menzalimi dirinya sendiri, ada yang pertengahan, dan ada pula yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah. Yang demikian itu adalah karunia yang sangat besar." (QS. Fāṭir: 32)

 

Allah membagi pewaris Al-Qur'an menjadi tiga golongan:

 

Menzalimi dirinya sendiri (ظَالِمٌ لِنَفْسِهِ) yaitu orang yang banyak melakukan dosa dan melalaikan sebagian kewajiban.

 

Pertengahan (مُقْتَصِدٌ) yaitu orang yang menunaikan kewajiban dan meninggalkan yang haram, tetapi belum banyak mengerjakan amalan sunnah.

 

Orang yang lebih dahulu berbuat kebaikan (سَابِقٌ بِالْخَيْرَاتِ) yaitu orang yang bersegera dan berlomba-lomba dalam berbagai amal saleh, melaksanakan kewajiban, memperbanyak amalan sunnah, serta menjauhi dosa dan perkara yang syubhat. Mereka adalah golongan yang paling utama.

 

Hadirin sidang Jum'at rahimakumullah,

 

Allah سبحانه وتعالى juga mengingatkan kita bahwa pada hari kiamat manusia akan terbagi menjadi tiga golongan juga.

Allah berfirman dalam Quran Surat Al-Wāqi'ah: 7–11:

 

وَكُنتُمْ أَزْوَاجًا ثَلَاثَةً ۝

 

“Dan kamu menjadi tiga golongan.”

 

فَأَصْحَابُ الْمَيْمَنَةِ مَا أَصْحَابُ الْمَيْمَنَةِ ۝

 

“Adapun golongan kanan, alangkah mulianya golongan kanan itu”

 

وَأَصْحَابُ الْمَشْأَمَةِ مَا أَصْحَابُ الْمَشْأَمَةِ ۝

 

“Dan golongan kiri, alangkah sengsaranya golongan kiri itu.”

 

وَالسَّابِقُونَ السَّابِقُونَ ۝

 

“Dan orang-orang yang paling dahulu terdepan (dalam keimanan dan ketaatan) merekalah orang-orang yang paling dahulu (memperoleh kemuliaan)”

 

أُولَٰئِكَ الْمُقَرَّبُونَ ۝

 

“Mereka itulah orang-orang yang didekatkan kepada Allah."

 

Ayat-ayat ini menjelaskan bahwa pada hari kiamat manusia akan terbagi menjadi tiga golongan juga:

 

Golongan kanan (أَصْحَابُ الْمَيْمَنَةِ), yaitu orang-orang yang memperoleh kemuliaan dan kenikmatan surga.

 

Golongan kiri (أَصْحَابُ الْمَشْأَمَةِ), yaitu orang-orang yang mendapatkan kesengsaraan dan azab.

 

Golongan yang paling dahulu dalam kebaikan (السَّابِقُونَ السَّابِقُونَ), yaitu orang-orang yang bersegera dan berlomba-lomba dalam ketaatan kepada Allah. Mereka adalah الْمُقَرَّبُونَ, yaitu hamba-hamba yang didekatkan kepada Allah dengan derajat yang paling tinggi.

 

Hadirin sidang Jum'at rahimakumullāh,

Oleh karena itu, seorang mukmin tidak cukup hanya melakukan kebaikan. Ia harus bersegera melaksanakannya dan berlomba-lomba menjadi yang terdepan dalam setiap amal saleh.

 

Dalam Al-Qur'an Surat Al-Mu'minūn ayat 57–61, Allah سبحانه وتعالى menjelaskan ciri-ciri orang-orang yang bersegera dalam kebaikan dan menjadi yang terdepan dalam perlombaan menuju kebajikan. Allah berfirman:

 

إِنَّ الَّذِينَ هُم مِّنْ خَشْيَةِ رَبِّهِم مُّشْفِقُونَ ۝

 

“Sesungguhnya orang-orang yang karena takut kepada Tuhannya mereka merasa khawatir (akan azab-Nya).”

 

وَالَّذِينَ هُم بِآيَاتِ رَبِّهِمْ يُؤْمِنُونَ ۝

 

“Dan orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Tuhan mereka.”

 

وَالَّذِينَ هُم بِرَبِّهِمْ لَا يُشْرِكُونَ ۝

 

“Dan orang-orang yang tidak mempersekutukan sesuatu pun dengan Tuhan mereka.”

 

وَالَّذِينَ يُؤْتُونَ مَا آتَوا وَّقُلُوبُهُمْ وَجِلَةٌ أَنَّهُمْ إِلَىٰ رَبِّهِمْ رَاجِعُونَ ۝

 

“Dan orang-orang yang memberikan apa yang telah mereka berikan, sedangkan hati mereka tetap merasa takut karena mereka akan kembali kepada Tuhan mereka.”

 

أُولَٰئِكَ يُسَارِعُونَ فِي الْخَيْرَاتِ وَهُمْ لَهَا سَابِقُونَ ۝

 

“Merekalah orang-orang yang bersegera dalam berbagai kebaikan dan merekalah orang-orang yang paling dahulu memperolehnya.”

 

Ayat-ayat ini menjelaskan bahwa orang-orang yang bersegera dan berlomba-lomba dalam kebaikan bukan sekadar orang yang banyak beramal, tetapi mereka memiliki empat sifat utama:

 

·         Memiliki rasa takut kepada Allah (khasyyah).

 

·         Beriman sepenuhnya kepada ayat-ayat Allah.

 

·         Menjaga tauhid dan menjauhi syirik.

 

·         Beramal saleh dengan ikhlas, namun tetap khawatir amalnya tidak diterima.

 

Karena itulah Allah memuji mereka dengan firman-Nya:

 

أُولَٰئِكَ يُسَارِعُونَ فِي الْخَيْرَاتِ وَهُمْ لَهَا سَابِقُونَ

 

"Merekalah orang-orang yang bersegera dalam berbagai kebaikan dan merekalah yang (terdepan) paling dahulu meraihnya."

 

Rasulullah ﷺ bersabda:

 

بَادِرُوا بِالْأَعْمَالِ...

 

"Bersegeralah melakukan amal-amal saleh..." (HR. Muslim)

 

Allah berfirman:

 

فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ

 

"Maka berlomba-lombalah dalam berbagai kebaikan." (QS. Al-Baqarah: 148)

 

Allah سبحانه وتعالى memuji para nabi dan hamba-hamba-Nya yang shaleh karena mereka senantiasa bersegera dan berlomba-lomba dalam mengerjakan berbagai kebaikan. Allah سبحانه وتعالى berfirman:

 

إِنَّهُمْ كَانُوا يُسَارِعُونَ فِي الْخَيْرَاتِ وَيَدْعُونَنَا رَغَبًا وَرَهَبًا وَكَانُوا لَنَا خَاشِعِينَ

 

"Sesungguhnya mereka selalu bersegera dalam mengerjakan berbagai kebaikan, berdoa kepada Kami dengan penuh harap dan takut, serta mereka adalah orang-orang yang khusyuk." (QS. Al-Anbiya': 90)

 

Dalam firman-Nya yang lain:

 

يُؤْمِنُوْنَ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِ وَيَاْمُرُوْنَ بِالْمَعْرُوْفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَيُسَارِعُوْنَ فِي الْخَيْرٰتِ ؕ وَاُولٰٓئِكَ مِنَ الصّٰلِحِيْنَ

 

“Mereka beriman kepada Allah dan hari akhir, menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar dan bersegera (mengerjakan) berbagai kebajikan. Mereka termasuk orang-orang salih.” (QS.Aali-Imran 3:114)

 

Ma'asyiral muslimin rahimakumullāh,

 

Janganlah kita termasuk orang yang gemar menunda kebaikan.

 

Selagi sehat sebelum sakit dan selagi sempat sebelum sempit, marilah kita bersegera dan berlomba dalam segala kebaikan.

 

أقول قولي هذا وأستغفر الله العظيم لي ولكم ولسائر المسلمين فاستغفروه إنه هو الغفور الرحيم

---

 

KHUTBAH KEDUA:

 

الحمد لله رب العالمين، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمدًا عبده ورسوله، اللهم صل وسلم على نبينا محمد، وعلى آله وصحبه أجمعين

أما بعد، فيا عباد الله، اتقوا الله حق تقاته، ولا تموتن إلا وأنتم مسلمون

 

Ma'asyiral muslimin rahimakumullāh,

 

Selain memerintahkan kita bersegera dan berlomba-lomba dalam berbagai amal kebaikan, Allah سبحانه وتعالى juga memerintahkan kita untuk bersegera dan berlomba-lomba menuju ampunan serta surga-Nya.

 

Allah سبحانه وتعالى berfirman:

 

وَسَارِعُوا إِلَىٰ مَغْفِرَةٍ مِّن رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ

 

"Dan bersegeralah menuju ampunan dari Tuhanmu dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa." (QS. Ali 'Imran: 133)

 

Allah سبحانه وتعالى juga berfirman:

 

سَابِقُوا إِلَىٰ مَغْفِرَةٍ مِّن رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا كَعَرْضِ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ

 

"Berlomba-lombalah menuju ampunan dari Tuhanmu dan surga yang luasnya seperti luas langit dan bumi." (QS. Al-Hadid: 21)

 

Kebutuhan terbesar manusia adalah ampunan Allah. Tidak ada seorang pun yang luput dari dosa dan kesalahan. Karena itu, jangan menunda taubat dan istighfar. Siapa yang bersegera menuju ampunan Allah, maka Allah akan membukakan jalan menuju surga-Nya.

 

Sidang Jum'at rahimakumullah,

 

Hidup ini sangat singkat, sedangkan kesempatan beramal semakin terbatas. Janganlah kita menunda taubat, shalat, zakat dan berbagai amal saleh lainnya. Bisa jadi hari ini adalah kesempatan terakhir yang Allah berikan kepada kita.

 

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ. اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا مِنَ الْمُسَارِعِينَ إِلَى مَغْفِرَتِكَ، وَمِنَ الْمُسَابِقِينَ فِي الْخَيْرَاتِ، وَمِنْ عِبَادِكَ الْمُتَّقِينَ. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى، وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ. فَاذْكُرُوا اللَّهَ الْعَظِيمَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ، وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ