*Penulis adalah Ketua DPD Hidayatullah Kab.Bandung
KHUTBAH PERTAMA:
إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ، نَحْمَدُهُ
وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ
سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ
فَلَا هَادِيَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ
لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ
عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ
أَمَّا بَعْدُ : فَيَا أَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ،
أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ عَزَّ وَجَلَّ، وَالتَّمَسُّكِ بِهَذَا الدِّيْنِ
تَمَسُّكًا قَوِيًّا. فَقَالَ اللهُ تَعَالَى فِي كِتَابِهِ الْكَرِيْم: أَعُوْذُ بِاللهِ
مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْم: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ
مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَىٰ ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ۚ ذَٰلِكُمْ
خَيْرٌ لَّكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ
Ma'asyiral muslimin rahimakumullāh,
Marilah kita senantiasa
meningkatkan ketakwaan kepada Allah سبحانه وتعالى.
Di antara tanda orang yang bertakwa
ialah segera memenuhi seruan Allah سبحانه وتعالى.
Alhamdulillāh, pada hari yang mulia
ini kita telah bersegera memenuhi panggilan Allah سبحانه وتعالى untuk
melaksanakan shalat Jumat, seraya meninggalkan sejenak berbagai kesibukan dan
urusan dunia. Hal itu merupakan wujud ketaatan kepada perintah Allah سبحانه وتعالى
yang berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا
نُودِيَ لِلصَّلَاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَىٰ ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا
الْبَيْعَ ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ
"Wahai orang-orang yang
beriman! Apabila diseru untuk shalat Jumat, maka bersegeralah menuju mengingat
Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika
kamu mengetahui."
(QS. Al-Jumu'ah: 9)
Hadirin sidang Jum'at
rahimakumullāh,
Kita adalah umat yang dipilih Allah
سبحانه وتعالى untuk mewarisi Al-Qur'an. Namun, Allah menjelaskan bahwa umat ini
terbagi menjadi tiga golongan. Allah سبحانه وتعالى berfirman:
ثُمَّ أَوْرَثْنَا الْكِتَابَ الَّذِينَ
اصْطَفَيْنَا مِنْ عِبَادِنَا ۖ فَمِنْهُمْ ظَالِمٌ لِّنَفْسِهِ وَمِنْهُمْ مُقْتَصِدٌ
وَمِنْهُمْ سَابِقٌ بِالْخَيْرَاتِ بِإِذْنِ اللَّهِ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ الْفَضْلُ الْكَبِيرُ
"Kemudian Kitab itu Kami
wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami. Lalu di
antara mereka ada yang menzalimi dirinya sendiri, ada yang pertengahan, dan ada
pula yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah. Yang demikian itu
adalah karunia yang sangat besar." (QS. Fāṭir: 32)
Allah membagi pewaris Al-Qur'an
menjadi tiga golongan:
Menzalimi dirinya sendiri (ظَالِمٌ لِنَفْسِهِ)
yaitu orang yang banyak melakukan dosa dan melalaikan sebagian kewajiban.
Pertengahan (مُقْتَصِدٌ) yaitu
orang yang menunaikan kewajiban dan meninggalkan yang haram, tetapi belum
banyak mengerjakan amalan sunnah.
Orang yang lebih dahulu berbuat
kebaikan (سَابِقٌ بِالْخَيْرَاتِ) yaitu orang yang bersegera dan berlomba-lomba
dalam berbagai amal saleh, melaksanakan kewajiban, memperbanyak amalan sunnah,
serta menjauhi dosa dan perkara yang syubhat. Mereka adalah golongan yang
paling utama.
Hadirin sidang Jum'at
rahimakumullah,
Allah سبحانه وتعالى juga
mengingatkan kita bahwa pada hari kiamat manusia akan terbagi menjadi tiga
golongan juga.
Allah berfirman dalam Quran Surat
Al-Wāqi'ah: 7–11:
وَكُنتُمْ أَزْوَاجًا ثَلَاثَةً
“Dan kamu menjadi tiga golongan.”
فَأَصْحَابُ الْمَيْمَنَةِ مَا أَصْحَابُ
الْمَيْمَنَةِ
“Adapun golongan kanan, alangkah
mulianya golongan kanan itu”
وَأَصْحَابُ الْمَشْأَمَةِ مَا أَصْحَابُ
الْمَشْأَمَةِ
“Dan golongan kiri, alangkah
sengsaranya golongan kiri itu.”
وَالسَّابِقُونَ السَّابِقُونَ
“Dan orang-orang yang paling dahulu
terdepan (dalam keimanan dan ketaatan) merekalah orang-orang yang paling dahulu
(memperoleh kemuliaan)”
أُولَٰئِكَ الْمُقَرَّبُونَ
“Mereka itulah orang-orang yang
didekatkan kepada Allah."
Ayat-ayat ini menjelaskan bahwa
pada hari kiamat manusia akan terbagi menjadi tiga golongan juga:
Golongan kanan (أَصْحَابُ الْمَيْمَنَةِ),
yaitu orang-orang yang memperoleh kemuliaan dan kenikmatan surga.
Golongan kiri (أَصْحَابُ الْمَشْأَمَةِ),
yaitu orang-orang yang mendapatkan kesengsaraan dan azab.
Golongan yang paling dahulu dalam
kebaikan (السَّابِقُونَ السَّابِقُونَ), yaitu orang-orang yang bersegera dan
berlomba-lomba dalam ketaatan kepada Allah. Mereka adalah الْمُقَرَّبُونَ,
yaitu hamba-hamba yang didekatkan kepada Allah dengan derajat yang paling
tinggi.
Hadirin sidang Jum'at
rahimakumullāh,
Oleh karena itu, seorang mukmin
tidak cukup hanya melakukan kebaikan. Ia harus bersegera melaksanakannya dan
berlomba-lomba menjadi yang terdepan dalam setiap amal saleh.
Dalam Al-Qur'an Surat Al-Mu'minūn
ayat 57–61, Allah سبحانه وتعالى menjelaskan ciri-ciri orang-orang yang
bersegera dalam kebaikan dan menjadi yang terdepan dalam perlombaan menuju
kebajikan. Allah berfirman:
إِنَّ الَّذِينَ هُم مِّنْ خَشْيَةِ رَبِّهِم
مُّشْفِقُونَ
“Sesungguhnya orang-orang yang
karena takut kepada Tuhannya mereka merasa khawatir (akan azab-Nya).”
وَالَّذِينَ هُم بِآيَاتِ رَبِّهِمْ يُؤْمِنُونَ
“Dan orang-orang yang beriman
kepada ayat-ayat Tuhan mereka.”
وَالَّذِينَ هُم بِرَبِّهِمْ لَا يُشْرِكُونَ
“Dan orang-orang yang tidak
mempersekutukan sesuatu pun dengan Tuhan mereka.”
وَالَّذِينَ يُؤْتُونَ مَا آتَوا وَّقُلُوبُهُمْ
وَجِلَةٌ أَنَّهُمْ إِلَىٰ رَبِّهِمْ رَاجِعُونَ
“Dan orang-orang yang memberikan
apa yang telah mereka berikan, sedangkan hati mereka tetap merasa takut karena
mereka akan kembali kepada Tuhan mereka.”
أُولَٰئِكَ يُسَارِعُونَ فِي الْخَيْرَاتِ
وَهُمْ لَهَا سَابِقُونَ
“Merekalah orang-orang yang
bersegera dalam berbagai kebaikan dan merekalah orang-orang yang paling dahulu
memperolehnya.”
Ayat-ayat ini menjelaskan bahwa
orang-orang yang bersegera dan berlomba-lomba dalam kebaikan bukan sekadar
orang yang banyak beramal, tetapi mereka memiliki empat sifat utama:
·
Memiliki
rasa takut kepada Allah (khasyyah).
·
Beriman
sepenuhnya kepada ayat-ayat Allah.
·
Menjaga
tauhid dan menjauhi syirik.
·
Beramal
saleh dengan ikhlas, namun tetap khawatir amalnya tidak diterima.
Karena itulah Allah memuji mereka
dengan firman-Nya:
أُولَٰئِكَ يُسَارِعُونَ فِي الْخَيْرَاتِ
وَهُمْ لَهَا سَابِقُونَ
"Merekalah orang-orang yang
bersegera dalam berbagai kebaikan dan merekalah yang (terdepan) paling dahulu
meraihnya."
Rasulullah ﷺ bersabda:
بَادِرُوا بِالْأَعْمَالِ...
"Bersegeralah melakukan
amal-amal saleh..."
(HR. Muslim)
Allah berfirman:
فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ
"Maka berlomba-lombalah dalam
berbagai kebaikan."
(QS. Al-Baqarah: 148)
Allah سبحانه وتعالى memuji para
nabi dan hamba-hamba-Nya yang shaleh karena mereka senantiasa bersegera dan
berlomba-lomba dalam mengerjakan berbagai kebaikan. Allah سبحانه وتعالى
berfirman:
إِنَّهُمْ كَانُوا يُسَارِعُونَ فِي الْخَيْرَاتِ
وَيَدْعُونَنَا رَغَبًا وَرَهَبًا وَكَانُوا لَنَا خَاشِعِينَ
"Sesungguhnya mereka selalu
bersegera dalam mengerjakan berbagai kebaikan, berdoa kepada Kami dengan penuh
harap dan takut, serta mereka adalah orang-orang yang khusyuk." (QS. Al-Anbiya': 90)
Dalam firman-Nya yang lain:
يُؤْمِنُوْنَ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِ
وَيَاْمُرُوْنَ بِالْمَعْرُوْفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَيُسَارِعُوْنَ فِي
الْخَيْرٰتِ ؕ وَاُولٰٓئِكَ مِنَ الصّٰلِحِيْنَ
“Mereka beriman kepada Allah dan
hari akhir, menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar dan
bersegera (mengerjakan) berbagai kebajikan. Mereka termasuk orang-orang salih.” (QS.Aali-Imran 3:114)
Ma'asyiral muslimin rahimakumullāh,
Janganlah kita termasuk orang yang
gemar menunda kebaikan.
Selagi sehat sebelum sakit dan
selagi sempat sebelum sempit, marilah kita bersegera dan berlomba dalam segala
kebaikan.
أقول قولي هذا وأستغفر الله العظيم لي
ولكم ولسائر المسلمين فاستغفروه إنه هو الغفور الرحيم
---
KHUTBAH KEDUA:
الحمد لله رب العالمين، وأشهد أن لا إله
إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمدًا عبده ورسوله، اللهم صل وسلم على نبينا محمد،
وعلى آله وصحبه أجمعين
أما بعد، فيا عباد الله، اتقوا الله حق
تقاته، ولا تموتن إلا وأنتم مسلمون
Ma'asyiral muslimin rahimakumullāh,
Selain memerintahkan kita bersegera
dan berlomba-lomba dalam berbagai amal kebaikan, Allah سبحانه وتعالى juga
memerintahkan kita untuk bersegera dan berlomba-lomba menuju ampunan serta
surga-Nya.
Allah سبحانه وتعالى berfirman:
وَسَارِعُوا إِلَىٰ مَغْفِرَةٍ مِّن رَّبِّكُمْ
وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ
"Dan bersegeralah menuju
ampunan dari Tuhanmu dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang
disediakan bagi orang-orang yang bertakwa." (QS. Ali 'Imran: 133)
Allah سبحانه وتعالى juga berfirman:
سَابِقُوا إِلَىٰ مَغْفِرَةٍ مِّن رَّبِّكُمْ
وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا كَعَرْضِ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ
"Berlomba-lombalah menuju
ampunan dari Tuhanmu dan surga yang luasnya seperti luas langit dan bumi." (QS. Al-Hadid: 21)
Kebutuhan terbesar manusia adalah
ampunan Allah. Tidak ada seorang pun yang luput dari dosa dan kesalahan. Karena
itu, jangan menunda taubat dan istighfar. Siapa yang bersegera menuju ampunan
Allah, maka Allah akan membukakan jalan menuju surga-Nya.
Sidang Jum'at rahimakumullah,
Hidup ini sangat singkat, sedangkan
kesempatan beramal semakin terbatas. Janganlah kita menunda taubat, shalat,
zakat dan berbagai amal saleh lainnya. Bisa jadi hari ini adalah kesempatan
terakhir yang Allah berikan kepada kita.
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ،
وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ. اللَّهُمَّ
اجْعَلْنَا مِنَ الْمُسَارِعِينَ إِلَى مَغْفِرَتِكَ، وَمِنَ الْمُسَابِقِينَ فِي الْخَيْرَاتِ،
وَمِنْ عِبَادِكَ الْمُتَّقِينَ. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِي الْآخِرَةِ
حَسَنَةً، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ
وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى، وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ،
يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ. فَاذْكُرُوا اللَّهَ الْعَظِيمَ يَذْكُرْكُمْ،
وَاشْكُرُوهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ، وَاللَّهُ يَعْلَمُ
مَا تَصْنَعُونَ

