![]() |
| Foto: Iman |
HIDAYATULLAHJABAR.COM, BANDUNG - - Pemuda Hidayatullah (Pemhida) Jawa Barat melangsungkan kegiatan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) tahun 2026 yang berlangsung di Aula Ponpes Hidayatullah Bandung Jl.RE Suanda Padasuka Bandung, Sabtu (4/7/2026). Untuk Rakerwil ini mengusung tema “Pemuda Menggerakkan Bangsa”.
Dalam sambutannya Didin Wahyudin selaku
Ketua Pemuda Hidayatullah Jabar menyampaikan bahwa Pemuda Hidayatullah adalah
wadah mengaktualisasi potensi, mengasah imajinasi dan merealisasikan dalam
setiap langkah nyata untuk organisasi dan bangsa.
“Ada tiga poin, yang pertama adalah mengaktualisasikan potensi. Pada
prinsipnya setiap manusia khususnya para pemuda, memiliki potensi yang luar
biasa besar. Maka potensi khususnya yang dimikiki pemuda harus dibangun dan
dikembangkan. Kalau hanya diam maka itu artinya mengkhianati organisasi. Keluarkan
ide dan gagasan untuk pemuda dan bangsa,” ungkapnya.
Yang kedua, sambungnya, adalah mengasah
imajinasi. Menurut Didin, pemuda harus berani berimajinasi untuk hal besar dan
positif. Sementara yang ketiga adalah memberikan dampak dan karya nyata di
masyarakat. Menurut Didin, untuk mewujudkan tiga poin tersebut tentnya ada
banyak tantangan tetapi pemuda harus mampu menyelesaikan .
“Saat ini bukan sekedar bicara teori
dan membuat narasi tetapi harus ada aplikasi dan karya nyata bagi Masyarakat, contoh
Gubernur Jawa Barat saat ini, KDM,” terangnya memberi contoh.
Sementara itu dalam sambutannya Hanif
Chaniago selaku Ketum Pemuda Hidayatullah Pusat menyampaikan bahwa kegiatan raker
harus mampu mengambil spirit Bandung Lautan Api, dimana harga diri dan
aktualisasi nyata dilapangan.
“Spirit Kota Bandung ini harus menjadi
landasan kerja mak buat program yang dibutuhkan untuk pemuda dan Masyarakat di
Jawa Barat,” terangnya.
Hanif juga juga mengingatkan bahwa Pemuda
Hidayatullah bagian dari Pemuda Indonesia maka harus menjadi problem solving
dengan memberikan solusi baik dibidang ekonomi, sosial dan politik. Bukan
sebaliknya pemuda yang menjadi beban.
“Pemuda jangan mengecewakan dalam
bekerja untuk agama dan bangsa maka kita lakukan dengan semangat kerja keras,
kerja ikhlas dan kerja tuntas. Pemuda Hidayatullah harus memberi kontribusi
nyata untuk Jawa Barat termasuk siap kerja sama dengan Pemprov Jabar,” pesannya.
Sedangkan Ketua DPW Hidayatullah
Jabar Ustadz Ahmad Maghfur dalam sambutannya menyampaikan sangat bersyukur kepada
Allah SWT dapat berkumpul denga para pemuda yang akan menggerakkan bangsa. Ia
menuturkan sekilas sejarah Hidayatullah yang lahir lebih dari 50 tahun oleh
para pemuda di Balikpapan.
“Kini Hidayatullah sudah hadir di
seluruh Indonesia dari Sabang sampai Papua yang kebanyakan dirintis oleh para
pemuda termasuk di Bandung ini. Maka mumpung masih muda, hendaknya energi
dan potensi besar harus disalurkan dan
wujudkan untuk bangsa,” ajaknya.
Dalam kesempatan tersebut Ustadz Ahmad
Maghfur juga menyampaikan tiga poin penting untuk pemuda. Yang pertama konsolidasi
jat idiri. Pemuda harus memiliki jati diri dimana siangnya bergerak aktif tetapi
malam tetap qiyamul lail. Yang kedua transformasi organisasi yakni jangan kaku
dalam dakwah. Pemuda juga harus bisa menjadi agen perubahan yang siap dibina
dan melakukan pembinaan.
“Yang ketiga adalah Kemandirian.
Jangan nunggu ada dana baru bergerak atau buat program. Tapi bergerak dulu maka
insya Allah dana akan mengikuti. Jangan hanya sekedar gugur program tetapi
pemuda harus memiliki pengaruh. Untuk itu bangun silaturahmi dan sinergi,”
pesannya.
Dalam kesempatan yang sama Kepala
Bidang Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Bakesbangpol Provinsi Jawa Barat R. Roni
Sukmaya Panji Kusumah, S.H., M.Si, yang hadir mewakili Kepala Kesbangpol Provinsi
Jawa Barat Drs. Wahyu Mijaya, S.H., M.Si. dalam sambutannya menyampaikan atas
namanya Pemprov Jabar menyampaikan apresiasi kepada Pemuda Hidayatullah Jawa
Barat atas kiprahnya selama ini.
Menurutnya rapat kerja menjadi momen
strategis dalam menyusun program organisasi yang kemudian diwujudkan dalam
karya nyata di Masyarakat. Menurutnya pemuda adalah aset dan harus bisa menjadi
motor penggerak bangsa. Pemuda juga harus memiliki peran dalam membentuk
karakter unggul dan berdaya saing.
“Kami berharap rakerwil ini dapat menghasilan
program kerja yang visioner dalam membangun Jawa Barat khususnya. Untuk itu terus
pererat dan sinergi, perkuat persatuan dan kesatuan untuk Jabar yang harmonis
maju dan berkembang serta Istimewa,” ajaknya sambil membuka acara rakerwil.
Acara rakerwil ini diikuti perwakilan
Pemuda Hidayatullah kota dan kabupaten di Jawa Barat. Dalam kegiatan ini juga
diikuti dengan acara seminar kepemudaan dalam membangun dan menumbuhkan entrepreneurship
dikalangan pemuda. [ ]
Rep: Iman
Editor: Admin

