HIDAYATULLAHJABAR, BANDUNG —Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah, KH. Naspi Arsyad, Lc., mendorong para dai dan kader Hidayatullah untuk memperluas relasi serta membangun komunikasi dengan seluruh lapisan masyarakat dalam menjalankan dakwah.
Pesan tersebut disampaikan Kiai Naspi saat memberikan materi pada kegiatan Lailatul Ijtima’ Hidayatullah Rayon Bandung Raya dan Garut (Braga) yang digelar di Villa H. Saidi, Kampung Ciwaru, Desa Cilengkrang, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (23/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan kualitas ruhiyah, sekaligus mengokohkan komitmen kader dalam perjuangan dakwah.
Dalam tausiyahnya, Kiai Naspi menekankan bahwa seorang dai tidak cukup hanya aktif dalam kegiatan internal organisasi. Menurutnya, dai juga perlu mampu membangun relasi yang luas di tengah masyarakat.
Kemampuan membangun jaringan, lanjutnya, merupakan salah satu modal penting dalam pengembangan dakwah. “Sebab, gerakan dakwah membutuhkan sumber daya dan jaringan yang kuat agar dapat berkembang serta memberikan manfaat yang lebih luas,” ujar Kiai Naspi.
Dakwah yang Inklusif
Ia juga mengaitkan proses rekrutmen kader dengan penguatan kemandirian, termasuk dalam aspek ekonomi. Karena itu, para dai didorong untuk memperluas wawasan dan membuka diri terhadap berbagai kalangan masyarakat.
Dalam menjalankan dakwah, ia mengingatkan pentingnya membangun gerakan tarbiyah yang kuat dan terarah, sekaligus tetap mengedepankan dakwah yang inklusif.
“Dakwah jangan dibatasi, jangan pilih-pilih. Karena kita tidak tahu kepada siapa Allah memberikan hidayah,” pesannya.
Menurutnya, silaturahmi menjadi salah satu cara penting bagi dai untuk menjangkau masyarakat dari berbagai latar belakang. Ia menilai orang-orang baik dapat ditemukan di berbagai tempat sehingga tugas dai adalah membangun komunikasi dan menghadirkan rasa kedekatan.
“Di mana-mana ada orang baik. Tinggal kita yakinkan dengan cara mengatakan, kami bagian dari Anda,” ungkapnya.
Ia menambahkan, keluasan wawasan juga menjadi kunci dalam membangun jaringan dan melakukan rekrutmen kader. Dengan wawasan yang luas, seorang dai akan lebih mudah memahami karakter masyarakat sekaligus menentukan pendekatan dakwah yang sesuai.
Kiai Naspi juga berpesan agar para ustadz dan kader tidak mudah ragu dalam menjalankan perjuangan dakwah selama memiliki keyakinan terhadap kebenaran jalan yang ditempuh.
“Selama ustadz yakin gerakannya benar, jangan ragu,” kata Anggota Dewan Pertimbangan MUI Pusat tersebut menegaskan.
Lailatul Ijtima’ yang dipandu oleh Ketua Dewan Murabbi Hidayatuillah Jabar, Ustadz Dadang Abu Hamzah ini berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan.
Melalui kegiatan ini, para kader Hidayatullah diharapkan semakin kokoh secara spiritual, luas dalam wawasan dan jaringan, serta mampu menghadirkan dakwah yang lebih dekat dengan masyarakat dan memberi manfaat yang lebih luas.
Rep: Noval Abdullah
Editor: Dadang Kusmayadi


