Quran Camp ke-2 di Bukit Manglayang, Santri Hidayatullah Cilengkrang Bandung Ajak Cintai Negeri dan Rawat Bumi

 

Kegiatan Qur'an Camp yang diikuti Santri Hidayatullah Cilengkrang Bandung ( foto-foto: nouval abdullah)

HIDAYATULLAHJABAR.COM, Cilengkrang, Bandung
— Santri Qur’an Center Hidayatullah Cilengkrang melaksanakan Camp Qur’an Jilid II selama dua hari, 29–30 Agustus 2026, di kawasan Agroforestri Bukit Manglayang. Mengusung tema “Cinta Negeri, Rawat Bumi”, kegiatan ini diikuti oleh seluruh santri bersama para asatidz.

 

Kegiatan yang merupakan bagian dari program pembinaan santri ini dipimpin langsung oleh Departemen Pendidikan Pesantren Hidayatullah Cilengkrang, Ust. Arif Raksa. Di bawah koordinasi Departemen Pendidikan, seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk memadukan pembinaan Al-Qur’an, pendidikan karakter, kemandirian, kebersamaan, serta kepedulian terhadap lingkungan.

 

Rangkaian kegiatan diawali dengan hiking menuju kawasan Agroforestri Bukit Manglayang. Perjalanan tersebut menjadi sarana bagi para santri untuk melatih ketahanan fisik, kedisiplinan, kemandirian, dan kekompakan.

 

Setibanya di lokasi, para santri mengikuti berbagai agenda camping dan edukasi lingkungan. Salah satu kegiatan utama adalah merawat ratusan pohon yang sebelumnya telah ditanam beberapa bulan lalu di kawasan tersebut.

 

Para santri bersama asatidz melakukan pengecekan dan perawatan tanaman serta membersihkan lingkungan di sekitar area penanaman. Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung kepada santri bahwa menjaga kelestarian alam tidak cukup hanya dengan menanam, tetapi juga membutuhkan perhatian dan perawatan secara berkelanjutan.

 

Melalui tema “Cinta Negeri, Rawat Bumi”, para santri diajak memahami bahwa kecintaan terhadap negeri dapat diwujudkan melalui kepedulian terhadap lingkungan. Alam merupakan amanah Allah SWT yang harus dijaga dan diwariskan dalam kondisi yang baik kepada generasi berikutnya.

 

Camp Qur’an Jilid II juga menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah, kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan, dan kepedulian sosial para santri. Pembelajaran di alam terbuka diharapkan mampu membentuk generasi Qur’ani yang tidak hanya dekat dengan Al-Qur’an, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat.

 

Dengan terlaksananya kegiatan ini, Pesantren Hidayatullah Cilengkrang melalui Departemen Pendidikan terus berupaya menghadirkan pola pembinaan yang menyatukan nilai-nilai Al-Qur’an, pendidikan karakter, dan kepedulian terhadap alam.

 

Camp Qur’an Jilid II menjadi momentum untuk menanamkan kesadaran bahwa mencintai negeri dapat dimulai dari hal sederhana: menjaga dan merawat bumi sebagai amanah dari Allah SWT.[ Nouval Abdullah ]