Pembinaan Walisantri Ummul Quro Hidayatullah Karawang, Perkuat Sinergi Pendidikan Anak

HIDAYATULLAHJABAR.COM, KARAWANG—Yayasan Ummul Quro Hidayatullah Karawang menggelar Pembinaan Walisantri di Aula Ummul Quro Hidayatullah Karawang, Rabu (2/9/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penguatan sinergi antara lembaga pendidikan dan orang tua dalam mendampingi proses pendidikan serta pembentukan karakter santri.


Pembinaan tersebut menghadirkan Ustadz Ahmad Maghfur, M.Pd.I. sebagai pemateri dengan tema “Lima Spirit Rasulullah ï·º dalam Mendidik Anak.” 


Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya orang tua menjadikan nilai-nilai keteladanan Rasulullah ï·º sebagai landasan dalam mendidik anak.


Menurut Ahmad Maghfur, terdapat lima prinsip utama yang perlu diperhatikan orang tua, yakni kasih sayang, keteladanan, kebijaksanaan, kesabaran dan pembiasaan secara bertahap, serta doa dan tawakal.


Ia mencontohkan bagaimana orang tua menghadapi anak yang belum mau melaksanakan shalat. Menurutnya, orang tua tidak cukup hanya memberikan teguran, tetapi perlu mengedepankan pendekatan penuh kasih sayang sekaligus memberikan teladan dalam kehidupan sehari-hari.


“Orang tua juga harus memahami alasan anak, membangun kebiasaan secara konsisten, serta mengiringinya dengan doa,” ujarnya.


Membangun Sinergi


Ia menegaskan, keberhasilan pendidikan anak tidak hanya ditentukan oleh proses pembelajaran di sekolah atau pesantren, tetapi juga sangat bergantung pada keterlibatan keluarga di rumah.


“Anak lebih mudah mengikuti apa yang dilihat daripada apa yang hanya didengar,” kata Ahmad Maghfur, yang saat ini diamanahi sebagai Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Jawa Barat.


Karena itu, ia mendorong para orang tua untuk menjadi contoh nyata bagi anak dalam menjalankan nilai-nilai agama, baik dalam ibadah, sikap, maupun interaksi sehari-hari. Keteladanan tersebut dinilai menjadi salah satu cara paling efektif dalam membentuk karakter anak.


Melalui kegiatan pembinaan ini, Yayasan Ummul Quro Hidayatullah Karawang berharap terbangun kolaborasi yang semakin erat antara walisantri dan lembaga pendidikan. Sinergi tersebut diharapkan mampu menghadirkan lingkungan pendidikan yang sejalan antara rumah dan lembaga pendidikan, sehingga proses pembentukan generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlakul karimah dapat berjalan secara optimal.


Redaktur: Dadang Kusmayadi