Momen Silaturahmi, DPW Hidayatullah Jabar Launching Kebun Alpukat Santri


Foto-foto: Noval Abdullah

HIDAYATULLAHJABAR.COM, BANDUNG
— Departemen Ekonomi Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Jawa Barat menghadiri kegiatan Silaturahmi dan Launching Kebun Alpukat Santri yang diselenggarakan oleh Yayasan Hayyatan Thayyibah Hidayatullah Bandung, Sabtu (31/10/2026), di Kampung Kiara Payung, Desa Sukajadi, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

 

Kegiatan ini ditandai dengan dimulainya pengembangan kebun alpukat santri di atas lahan seluas 1 hektare. Program tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kemandirian ekonomi pesantren melalui pengembangan sektor pertanian dan perkebunan produktif.

 

Acara ini dihadiri sejumlah tokoh dan pengurus Hidayatullah, di antaranya Ketua DPW Hidayatullah Jawa Barat, Ustaz Ahmad Maghfur; Ketua DMW Hidayatullah, Ustaz Dadang Abu Hamzah; Ketua Perwakilan Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Jawa Barat, Ustaz Marsono; serta Ketua Yayasan Hayyatan Thayyibah Hidayatullah Bandung.

 

Turut hadir para muwakif, yakni H. Cuk Edi dan H. Ari Akhyar, beserta jajaran pengurus, para donatur, jamaah, simpatisan, Muslimat Hidayatullah, dan tokoh masyarakat setempat.

 

Membangun Kemandirian Ekonomi Pesantren

 

Launching kebun alpukat santri ini menjadi langkah strategis dalam mengembangkan potensi ekonomi pesantren berbasis pertanian. Pemanfaatan lahan seluas 1 hektare diharapkan dapat menjadi aset produktif yang memberikan manfaat jangka panjang bagi lembaga dan para santri.

 

Selain berorientasi pada hasil ekonomi, program ini juga diharapkan menjadi sarana pendidikan kewirausahaan bagi santri. Melalui pengelolaan kebun secara profesional, santri dapat belajar mengenai budidaya tanaman, pengelolaan usaha, serta pentingnya kemandirian dan tanggung jawab dalam membangun masa depan.

 

Dukungan para muwakif dan donatur menjadi bagian penting dalam mewujudkan program tersebut. Sinergi antara pengurus organisasi, yayasan, BMH, jamaah, dan masyarakat menunjukkan bahwa pengembangan ekonomi pesantren membutuhkan kolaborasi dan kepedulian bersama.

 

Kegiatan silaturahmi ini sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah dan memperkuat komitmen bersama dalam mengembangkan program-program ekonomi produktif di lingkungan Hidayatullah.

 

Ekonomi Produktif untuk Menguatkan Dakwah

 

Pengembangan kebun alpukat santri diharapkan menjadi salah satu model usaha produktif yang dapat dikembangkan oleh pesantren dan lembaga dakwah lainnya.

 

Melalui pengelolaan yang terencana, kebun ini diharapkan mampu memberikan nilai tambah ekonomi, membuka peluang usaha, serta mendukung keberlangsungan pendidikan dan pembinaan santri.

 

Program ini sejalan dengan semangat membangun kemandirian ekonomi kader dan lembaga, sehingga pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan Islam, tetapi juga mampu mengembangkan potensi ekonomi yang memberikan manfaat bagi umat.

 

Kader mandiri, lembaga berdaya, dakwah menguat. Semoga launching kebun alpukat santri ini menjadi awal dari tumbuhnya usaha produktif yang berkelanjutan dan membawa keberkahan bagi pesantren, para santri, serta masyarakat luas.[ ]


Rep: Noval Abdullah

Editor: Iman